Selamat Datang di Blog Muhammad Harun Soleh : Inspirasi Hidup Sehat
Berat Badan Cepat Naik Jika Anda Sering Stress

Berat Badan Cepat Naik Jika Anda Sering Stress

Deadline pekerjaan yang ketat, kondisi keuangan yang memburuk, hingga hubungan sosial yang kurang harmonis adalah faktor penyebab stres yang paling dominan saat ini. Bagi Anda yang sedang berdiet dengan tujuan menurunkan berat badan, tentu hal ini bisa menjadi tantangan tersendiri karena stres bisa menjadi musuh utama dalam program diet Anda.

Mengapa demikian? Stres adalah respon tubuh secara fisik, emosional maupun perilaku untuk sesuatu yang mengganggu keseimbangan Anda atau meresahkan Anda dengan berbagai cara. Stres dapat menimbulkan efek buruk pada diet dan berat badan Anda. Ironisnya lagi, stres merupakan salah satu faktor risiko terjadinya penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan stroke. Ketika Anda sedang mengalami stres, maka sebuah hormon stres, yaitu kortisol, akan dilepaskan dan mempengaruhi pelepasan berbagai macam hormon lainnya. Secara umum, Stres dapat mempengaruhi berat badan Anda melalui:

Gangguan Metabolisme

Tingginya kadar kortisol juga dapat membuat metabolisme tubuh melambat, sehingga pembakaran kalori dalam tubuh berkurang. Tentu saja hal ini akan mempengaruhi hasil diet dan membuat berat badan Anda semakin sulit turun, bahkan akan cenderung naik.

Emotional Eating

Stres bisa memicu terjadinya emotional eating. Suatu bentuk luapan ekspresi yang disalurkan dengan cara makan berlebihan agar perasaan menjadi lebih tenang. Jika yang dikonsumsi adalah makanan tak sehat (berlemak, manis, terlalu asin), maka kebiasaan ini dapat mengakibatkan berat badan bertambah.

Meningkatkan Timbunan Lemak

Berdasarkan sebuah studi, stres berkaitan dengan penumpukan lemak di dalam tubuh. Hormon kortisol diduga sebagai penyebabnya. Hormon tersebut dapat membangkitkan rasa lapar dan membuat orang yang stres makan berlebihan. Hasilnya, lemak di tubuh pun bertambah. Selain meningkatkan berat badan, penumpukan lemak tersebut juga berpotensi memicu penyakit jantung dan stroke. Studi lain juga mendukung penemuan tersebut dan menyebutkan lemak yang terlalu banyak dapat merusak sistem metabolisme.

Gula darah

Stres berkepanjangan juga mempengaruhi level gula darah Anda, terutama jika Anda kecanduan makanan yang manis-manis. Jika berlangsung dalam waktu yang lama maka dapat mengakibatkan tubuh menjadi resisten terhadap insulin, hormon yang mengendalikan gula darah dalam tubuh, sehingga dapat memicu penyakit diabetes.

Redakan Stres & Dapatkan Berat Badan Ideal

Nah, setelah mengetahui betapa besar pengaruh stres pada diet Anda, juga pada kesehatan Anda, maka mulailah redakan stres Anda. Banyak cara untuk meredakan stres. Olahraga teratur, nutrisi yang tepat, dan tidur yang cukup merupakan komponen yang tidak terpisahkan dari penurunan stres dan berat badan. Mulailah berolahraga teratur setiap hari, kemudian pilihlah makanan sehat tiap kali Anda stres. Jika Anda ingin makan permen atau es krim, cobalah ganti pilihan Anda pada yogurt rendah lemak dengan taburan buah segar misalnya. Dan yang terpenting tidur yang cukup dan berkualitas. Ini adalah cara efektif untuk meredakan stres sekaligus membantu Anda untuk menurunkan berat badan. Selamat berdiet!










Selamat Datang di Blog Muhammad Harun Soleh : Inspirasi Hidup Sehat Lainnya
BATASI KALORI ATAU OLAHRAGA? MANA TERBAIK
BATASI KALORI ATAU OLAHRAGA? MANA TERBAIK
Sabtu, 23 Juli 2016 18:24 WIB
Kunci menurunkan berat badan, terang Hensrud, adalah membakar lebih banyak kalori dibandingkan kalori yang Anda makan. 3.500 kalori, lanjut dia, setara dengan 0.45 kg lemak. Karena itu, jika ingin menurunkan berat badan sebanyak 0.45 kg, Anda harus membakar lebih dari 3.500 kalori. kalau Anda mengurangi 500 kalori dari diet Anda biasanya setiap hari, maka Anda akan menurunkan berat badan sebanyak 0.45 kg dalam waktu seminggu (500 kalori dikali 7 hari= 3.500 kalori).
Mulailah Konsumsi Beras Merah, Sekarang!
Mulailah Konsumsi Beras Merah, Sekarang!
Rabu, 16 Maret 2016 19:16 WIB
Berdasarkan data dari USDA Nutrient Database, 100 gram nasi merah mengandung 112 kalori. Jumlah itu lebih sedikit dibandingkan dengan 100 gram nasi putih yang mengandung 127 kalori. Wajar jika beras merah disarankan sebagai pilihan menu untuk diet rendah kalori.
6 Tanda Gangguan Jantung yang Sering Disepelekan
6 Tanda Gangguan Jantung yang Sering Disepelekan
Senin, 14 Maret 2016 16:35 WIB
Agar jantung berfungsi dengan baik dan terhindar dari serangan jantung, anda bisa mengonsumsi ProArgi-9+ ® 1-2 sachet per hari.
Gangguan Persendian
Gangguan Persendian
Selasa, 22 Maret 2016 15:49 WIB
Saat Anda bertambah tua, tulang rawan menjadi lebih keras, lebih rapuh, dan lebih mudah rusak
Rekomendasi Produk
Ibu Hamil (Diatas 5 Bulan)
Paket Sehat Ibu Hamil (Diatas 5 Bulan) produk yang disarankan Colostrum, Calcium Mag dan Sprirulina. Produk dietary suplement / suplemen makanan digunakan untuk membantu meningkatkan kualitas kesehatan dan regenerasi sel-sel serta meningkatkan daya tahan tubuh sehingga diharapkan tubuh dapat memperbaiki gangguan kesehatan sendiri. Penggunaan suplemen makanan bukan sebagai obat atau menggantikan pengobatan, tetapi mendukung pengobatan medis yang sudah diberikan. Jarak antara produk suplemen makanan dengan obat medis adalah +-1.5 jam sebelum atau sesudah obat medis. Info detail dapat menghubungi konsultan detox di bawah ini

Rp 936.000
Rp 936.000




Perlu Bantuan?

Hai, Saya Muhammad Harun Soleh Anda memerlukan bantuan saat belanja produk? atau andamembutuhkan informasi lebih lengkap tentang produk-produk kami silahakan hubungi saya melalui Handphone 081222410000 atau di WhatsApp 081222410000 :

Kirim Pesan  Chat WhatsApp