Selamat Datang di Blog Muhammad Harun Soleh : Kegiatan Komunitas
Seminar Kesehatan Infeksi Saluran Pernafasan

Seminar Kesehatan Infeksi Saluran Pernafasan

Kondisi ini menyebabkan fungsi pernapasan menjadi terganggu. Jika tidak segera ditangani, dapat menyebar ke seluruh sistem pernapasan tubuh. Tubuh tidak bisa mendapatkan cukup oksigen karena infeksi yang terjadi dan kondisi ini bisa berakibat fatal, bahkan mungkin mematikan.
 

Gejala yang Muncul Akibat ISPA

ISPA akan menimbulkan gejala yang terutama terjadi pada hidung dan paru-paru. Beberapa gejalanya antara lain:

  • Hidung tersumbat atau berair.
  • Para-paru terasa terhambat.
  • Batuk-batuk dan tenggorokan terasa sakit.
  • Kerap merasa kelelahan.
  • Tubuh merasa sakit.

Apabila ISPA bertambah parah, gejala yang lebih serius akan muncul, seperti:

  • Kesulitan bernapas.
  • Demam tinggi dan menggigil.
  • Tingkat oksigen dalam darah rendah.
  • Kesadaran yang menurun dan bahkan pingsan.


Penyebab ISPA

Berikut ini adalah beberapa mikroorganisme penyebab munculnya ISPA yang sudah diketahui.

  • Adenovirus. Gangguan pernapasan seperti pilek, bronkitis, dan pneumonia bisa disebabkan oleh virus ini yang memiliki lebih dari 50 jenis.
  • Rhinovirus. Ini adalah jenis virus yang menyebabkan pilek. Tapi pada anak kecil dan orang dengan sistem kekebalan yang lemah, pilek biasa bisa berubah menjadi ISPA pada tahap yang serius.
  • Pneumokokus. Ini adalah jenis bakteri yang menyebabkan meningitis. Tapi bakteri ini bisa memicu gangguan pernapasan lain, seperti halnya pneumonia.

Sistem kekebalan tubuh seseorang sangat berpengaruh dalam melawan infeksi virus maupun bakteri terhadap tubuh manusia. Risiko seseorang mengalami infeksi akan meningkat ketika kekebalan tubuh lemah. Hal ini cenderung terjadi pada anak-anak dan orang yang lebih tua. Atau siapa pun yang memiliki penyakit atau kelainan dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

ISPA sendiri akan lebih mudah menjangkiti orang yang menderita penyakit jantung atau memiliki gangguan dengan paru-parunya. Perokok juga berisiko tinggi terkena infeksi saluran pernapasan akut dan cenderung lebih sulit untuk pulih dari kondisi ini.
 

Mewaspadai ISPA

Pencegahan adalah cara terbaik dalam menangani ISPA. Berikut ini adalah beberapa pola hidup higienis yang bisa dilakukan sebagai tindakan pencegahan.

  • Mencuci tangan secara teratur terutama setelah beraktivitas di tempat umum.
  • Hindari menyentuh bagian wajah, terutama mulut, hidung, dan mata, agar Anda terlindung dari penyebaran virus dan bakteri.
  • Perbanyak mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin terutama vitamin C. Vitamin sangat membantu dalam meningkatkan dan menjaga sistem kekebalan tubuh Anda.
  • Hindari merokok.
  • Ketika Anda bersin, pastikan menutupnya dengan tisu atau tangan. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit yang bisa menular kepada orang lain.

HADIRI SEMINAR KESEHATAN - TENTANG INFEKSI SALURAN PERNAFASAN

Rabu, 04 Mei 2016 di Kantor Synergy Worlwide Indonesia

Ruang Pertemuan CP 903 Lantai 9

Center Park Gedung BRI II

Pembicara : Dr. Prapti Utami

Konsultan Produk Synergy Worlwide Indonesia 










Selamat Datang di Blog Muhammad Harun Soleh : Kegiatan Komunitas Lainnya
Sakit dada sebelah kanan
Sakit dada sebelah kanan
Rabu, 16 Maret 2016 16:37 WIB
Sakit dada sebelah kanan jarang diperhatikan karena orang lebih berkonsentrasi pada jantung yang ada di dada sebelah kiri. Padahal sakit dada sebelah kanan terkait dengan beberapa penyakit serius yang menimpa tubuh, terutama pada orang tua.
Gangguan Persendian
Gangguan Persendian
Selasa, 22 Maret 2016 15:49 WIB
Saat Anda bertambah tua, tulang rawan menjadi lebih keras, lebih rapuh, dan lebih mudah rusak
Suka jalan kaki tiap hari...
Suka jalan kaki tiap hari...
Jum'at, 18 Maret 2016 15:05 WIB
Siapa yang suka jalan kaki tiap hari...
BATASI KALORI ATAU OLAHRAGA? MANA TERBAIK
BATASI KALORI ATAU OLAHRAGA? MANA TERBAIK
Sabtu, 23 Juli 2016 18:24 WIB
Kunci menurunkan berat badan, terang Hensrud, adalah membakar lebih banyak kalori dibandingkan kalori yang Anda makan. 3.500 kalori, lanjut dia, setara dengan 0.45 kg lemak. Karena itu, jika ingin menurunkan berat badan sebanyak 0.45 kg, Anda harus membakar lebih dari 3.500 kalori. kalau Anda mengurangi 500 kalori dari diet Anda biasanya setiap hari, maka Anda akan menurunkan berat badan sebanyak 0.45 kg dalam waktu seminggu (500 kalori dikali 7 hari= 3.500 kalori).

Perlu Bantuan?

Hai, Saya Muhammad Harun Soleh Anda memerlukan bantuan saat belanja produk? atau andamembutuhkan informasi lebih lengkap tentang produk-produk kami silahakan hubungi saya melalui Handphone 081222410000 atau melalui:.

Hubungi Saya