Selamat Datang di Blog CUSTOMER CARE ANDA : Ragam Kesehatan
Penting..!!! Perbaiki 3 Hal ini Sebelum Ikut Program Pelangsingan

Penting..!!! Perbaiki 3 Hal ini Sebelum Ikut Program Pelangsingan

Sungguh, di pikiran bawah sadar kita terdapat menkanisme pertahanan diri. Sistem yang berfungsi untuk melindungi atau menghindarkan individu dari hal-hal yang merugikan dan membahayakan, atau mempertahankan hal-hal yang bersifat menguntungkan. Tidak banyak di antara kita yang menyadari keberadaan sistem ini.

Diri kita sebenarnya tidak harus bergantung pada faktor eksternal. Meski kadang diperlukan, bukan berarti faktor eksternal yang mengendalikan kesuksesan atau kegagalan kita. Adapun optimalisasi diri bisa dilakukan dengan mengandalkan 3 (tiga) aspek; soul, mind, & body.

1. Soul

Aspek pertama adalah soul. Dalam bahasa Indonesia, soul diartikan sebagai jiwa. Istilah untuk konteks ini adalah 'jiwa' dalam pembahasan psikologi, bukan yang lain. Jiwa dalam psikologi bisa dibayangkan sebagai entitas (bisa tunggal, bisa jamak) yang ada di dalam, berinteraksi, dan mengendalikan fisik diri (tubuh).

Kita pasti punya sistem kepercayaan dalam diri yang melingkupi persepsi, nilai, sifat, dan kepribadian yang kemudian menjadi landasan kebiasaan. Misalnya, kita punya penilaian bahwa menjadi langsing itu susah dan merepotkan. Berdasarkan penilaian itu, kita menjadi percaya bahwa kalau sudah terlanjur gemuk, ya pasrah saja daripada harus susah-susah dan repot-repot melangsingkan diri. Oleh karena kita punya sifat teguh pada nilai-nilai yang kita anut, maka jika bertemu atau mengenal orang yang bertubuh gemuk, bukan tidak mungkin kita terbiasa memandang mereka dengan rasa kasihan atau rasa jengah. Kalau yang ternyata diri sendiri yang gemuk, maka kita lalu merasa kasihan dan jengan terhadap diri sendiri, atau lantas merasa minder, atau kemudian pasrah saja.

Lingkaran persepsi, nilai, dan kepercayaan semacam itulah yang kurang lebih bisa menjadi gambaran jiwa dalam diri kita. Kalau jiwa kita lemah menghadapi kondisi tubuh yang gemuk, bagaimana kita bisa berusaha menjadi langsing. Jadi, jiwa seperti apa yang akan membantu kita menjadi langsing? Tentu harus jiwa yang yakin betul bahwa menjadi langsing itu mudah. Jiwa yang mampu menilai dirinya secara positif, apa pun kondisinya saat ini. Jiwa yang mampu membangun kebiasaan baru agar mempermudah proses menjadi langsing. Dengan kata lain, jiwa yang memang secara khusus disiapkan untuk membantu tubuh menjadi langsing.
 

2. Mind

Aspek berikutnya adalah mind, yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan sebagai pikiran. Pikiran erat kaitannya dengan aktivitas yang terjadi dalam otak. Baik aktivitas elektrik, maupun kimiawi. Contohnya adalah reaksi terhadap apa pun yang ditangkap oleh indra, imajinasi, asumsi, dan emosi yang kita alami, termasuk juga hormon yang diproduksi.

Misalnya begini, bayangkan kita sedang berjalan di sebuah mal dan melewati toko alat-alat olahraga. Lalu kita mendengar salah seorang pramuniaga mengajak kita untuk ikut mencoba salahsatu alat yang sedang diperagakan. Seketika kita berasumsi bahwa si pramuniaga menganggap kita gemuk, makanya kita ditawarkan sebuah produk. Mendadak kita khawatir bahwa asumsi tersebut benar adanya. Tanpa kita sadari, kita sudah terjangkit stres dengan sendirinya. Kondisi stres dapat memicu hormon yang membuat kita jadi lebih mudah merasa lapar. Bayangkan apa yang terjadi kalau kita terus-menerus merasa lapar?!

Itu kalau pemicunya faktor eksternal (pramuniaga toko di mal). Lebih gawat lagi jika pemicunya faktor internal, yaitu jiwa yang lemah terhadap kondisi diri kita yang gemuk. Misalnya ketika kita minder terhadap tubuh gemuk kita, lalu mencari pembenaran untuk itu. Satu saat kita berbisik, "Gemuk itu kan artinya kita happy", untuk menenangkan diri sendiri. Padahal di saat yang lain, kita sedih ketika menemukan baju yang modelnya sangat kita suka tapi tidak ada ukuran yang pas. Kondisi ini tentu membuat kita terombang-ambing perasaan dan pikiran sendiri. Bagaimana kita bisa memulai program pelangsingan, kalau kita sendiri tidak dapat mengelola pikiran dan perasaan dengan baik?!
 

3. Body

Aspek terakhir adalah body, atau tubuh. Berbicara tentang tubuh tentu menjadi lebih mudah daripada dua aspek sebelumnya. Meski tubuh juga memiliki bagian yang tidak langsung terlihat, tetapi pemahaman tentang tubuh jauh lebih mudah dilakukan daripada memahami tentang jiwa dan pikiran. Dalam hal ini, kita bicara soal tubuh dalam hal penampilan dan kesehatan fisik.

Untuk mengetahui tubuh sudah langsing atau belum, cukup menggunakan ukuran. Sebelumnya mungkin mengenakan baju berukuran XL kemudian perlahan beralih ke ukuran lebih kecil. Sebelumnya mungkin ukuran lingkar pinggang di atas 100cm, kemudian perlahan berangsur menjadi 80cm.

Bukan cuma dengan mengukur, kita juga dapat merasakan secara langsung perubahan yang terjadi dalam tubuh kita. Dulu mungkin merasa sulit menyentuh jari-jari kaki dengan cara membungkukkan badan, tapi sekarang hal tersebut mudah dilakukan. Satu lagi yang juga bisa memberitahukan bahwa tubuh sudah melangsing, yaitu ketika kita semakin sering mendengar orang berkomentar tentang perubahan tubuh kita.  

Soul, mind, dan body kita ini seluruhnya saling terkait dalam lingkaran sebab akibat yang dinamis dan tidak mungkin diputus. 

Misalnya pada suatu waktu, bisa saja apa yang terjadi dalam jiwa kita menyebabkan asumsi tertentu di pikiran kita, sehingga mendorong tubuh kita berperilaku tertentu. Tapi pada saat yang lain, emosi yang kita rasakan menciptakan suatu keyakinan tertentu dalam jiwa kita. Lalu tubuh kita membangun suatu kebiasaan untuk mengakomodasi hal tersebut.

Dengan mendalami ketiga aspek tadi, kita akan lebih paham bahwa jika diri ingin berubah, maka perubahan tersebut haruslah mencapai seluruh aspek, luar dan dalam. Begitu juga kalau kita mau langsing. Kita harus mengaktifkan soul, mind, dan body agar sinkron untuk satu tujuan pasti, yaitu membuat kita langsing.

Mengenali diri sendiri dan mengetahui kebiasaan kita adalah cara terbaik untuk menentukan bagaimana kita bisa melangsing.










Selamat Datang di Blog CUSTOMER CARE ANDA : Ragam Kesehatan Lainnya
WOW! Turun 9 Kg Hanya Dalam 21 Hari!
WOW! Turun 9 Kg Hanya Dalam 21 Hari!
Jum'at, 13 Mei 2016 21:42 WIB
Hanya 21 hari jalankan program “Premium Detox”, Berat Badan Turun 9 Kg Lingkar Pinggang Susut 16 cm. Salah seorang customer program “DETOX YOUR BODY”, Rita (17 th) dari Lombok, Nusa Tenggara Barat. Dia sukses menjalankan program “Premium Detox” selama 21 hari.
Badan Kelebihan Toxin, Kapan Wajib DETOX ?
Badan Kelebihan Toxin, Kapan Wajib DETOX ?
Rabu, 06 April 2016 09:34 WIB
Bila Anda sudah kewalahan dengan laju kecepatan melarnya tubuh anda, maka berikan pertolongan segera dengan Detox Your Body. Detox tidak mengenal usia. bahkan anak-anak membutuhkan nutrisi detox. Bandingkan Kesehatan dan usia jantung anda dengan anak-anak kelahiran tahun 90-an ? pasti Anda lebih baik.
Colostrum Mengurangi Obesitas pada Anak
Colostrum Mengurangi Obesitas pada Anak
Minggu, 15 Mei 2016 17:09 WIB
Anak-anak prasekolah yang kelebihan berat badan atau obesitas memiliki resiko 5 kali lebih tinggi untuk kelebihan berat badan atau obesitas saat dewasa.
Sakit dada sebelah kanan
Sakit dada sebelah kanan
Rabu, 16 Maret 2016 16:37 WIB
Sakit dada sebelah kanan jarang diperhatikan karena orang lebih berkonsentrasi pada jantung yang ada di dada sebelah kiri. Padahal sakit dada sebelah kanan terkait dengan beberapa penyakit serius yang menimpa tubuh, terutama pada orang tua.
Rekomendasi Produk
Premium Detox 2 Minggu
Untuk 10 Organ : Darah, Jantung, Usus Besar/Kecil, Hati, Ginjal, Paru-Paru, Otot, Rangka, Sendi & Kulit

Rp 5.033.800
Rp 3.900.000




Perlu Bantuan?

Hai, Saya CUSTOMER CARE ANDA Anda memerlukan bantuan saat belanja produk? atau andamembutuhkan informasi lebih lengkap tentang produk-produk kami silahakan hubungi saya melalui Handphone 081380466770 atau di WhatsApp 081380466770 :

Kirim Pesan  Chat WhatsApp