Selamat Datang di Blog RAHMAT ILAHI : Ragam Kesehatan
Anda sering merasa lelah, padahal sudah cukup istirahat?

Anda sering merasa lelah, padahal sudah cukup istirahat?

Secara medis, kelelahan dapat menjadi pertanda adanya penyakit tertentu di dalam tubuh. Berikut ini adalah 10 penyakit yang salah satu gejalanya adalah keletihan.
 
1. Depresi.
Pada beberapa kasus, depresi dan kecemasan bisa meluruhkan semangat dan membuat Anda mengalami keletihan yang tidak tertahankan. Selain lelah, depresi bisa membuat Anda mengalami kurang tidur, merasa tidak berharga, mengalami gangguan pola makan, dan dapat memicu gejala penyakit serius.
 
2. Anemia.
Anemia defisiensi besi adalah kondisi saat produksi sel darah merah menurun. Kondisi ini menyebabkan pengidapnya merasa lelah terus-menerus. Anemia dialami oleh sekitar 5% pria dan wanita pascamenopause, tapi lebih banyak dialami oleh wanita yang sedang menstruasi atau hamil. Pengidap anemia akan mudah letih, tidak bertenaga, dan merasa otot-ototnya berat. Penyakit ini dapat dideteksi dengan prosedur tes darah.
 
3. Sindrom kelelahan kronis.
Sindrom ini disebut juga myalgic encephalomyelitis (ME). Myalgia berarti nyeri otot dan encephalomyelitis berarti peradangan pada tulang belakang dan otak. Orang yang mengalami ME umumnya merasa sangat lelah pada tiap hari hingga jangka waktu setengah tahun. Selain kelelahan, pengidap biasanya juga mengalami nyeri otot, sakit kepala, dan sakit tenggorokan. Walau banyak penelitian yang telah dilakukan, sampai saat ini belum diketahui dengan pasti penyebab dasar sindrom kelelahan kronis.
 
4. Sleep apnea.
Dalam bahasa Yunani, apnea terdiri dari “a” yang berarti tidak ada dan “pnea” yang berarti pernapasan atau udara. Apnea berarti tidak ada pernapasan. Saat tidur, pernapasan para pengidap sleep apnea terganggu karena tenggorokan menyempit dan menutup. Bentuk gangguan pernapasan saat tidur inilah yang membuat Anda bangun dengan merasa lelah. Selain menimbulkan dengkuran, apnea bisa mengakibatkan penurunan kadar oksigen di dalam darah.
 
5. Hipotiroidisme.
Kondisi yang lebih banyak dialami wanita dan usia lanjut ini terjadi ketika kadar hormon tiroid seseorang terlalu rendah. Hipotiroidisme membuat pengidapnya mengalami nyeri otot, penurunan berat badan, dan merasa lelah. Hipotiroidisme dapat didiagnosis dengan prosedur tes darah.
 
6. Diabetes.
Penyakit yang dapat didiagnosis dengan prosedur tes darah ini adalah kondisi saat kadar gula di dalam darah Anda terlalu tinggi. Kelelahan yang tidak tertahankan, kelaparan berikut kehausan, turunnya berat badan, serta peningkatan intensitas untuk buang air kecil adalah gejala-gejala utama diabetes.
 
7. Demam kelenjar.
Penyakit yang banyak dialami para remaja dan orang-orang setengah baya ini bisa menimbulkan sakit tenggorokan, pembengkakan kelenjar, demam, dan kelelahan. Keletihan tersebut bahkan dapat tetap dirasakan hingga berbulan-bulan meski semua gejala demam kelenjar lain telah hilang dalam waktu sebulan.
 
8. Gangguan kecemasan.
 Wajar jika sesekali seseorang merasa cemas tentang beberapa hal. Namun ada sebagian orang yang mengalami generalized anxiety disorder (GAD) yang membuat mereka terus-menerus merasa cemas tiap saat. Rasa cemas ini sering tidak terkontrol dan akhirnya memengaruhi kehidupan mereka.
 
9. Sindrom kaki resah.
Pengidap sindrom kaki resah sering merasakan ketidaknyamanan pada kakinya saat tidur, apalagi saat berbaring. Rasa tidak nyaman ini akan hilang jika berjalan atau digerakkan. Ini membuat pengidapnya tidak tenang dan sulit tidur nyenyak di malam hari. Penyakit ini belum diketahui pasti penyebab dasarnya tapi dipercayai bahwa anemia dan kekurangan zat besi dalam tubuh dapat memperburuk kondisi ini.
 
10. Penyakit Celiac.
Celiac adalah penyakit yang terjadi saat tubuh pengidapnya tidak dapat menoleransi substansi bernama gluten. Gluten adalah protein yang terkandung di dalam tepung terigu sebagai bahan dasar roti, kue, mie. Sistem kekebalan tubuh pengidap Celiac bereaksi negatif terhadap hasil pencernaan gluten. Reaksi ini menimbulkan kerusakan dinding usus kecil yang akhirnya menurunkan penyerapan nutrisi dan zat gizi secara keseluruhan. Secara global, penyakit yang bersifat genetis ini dialami oleh setidaknya 1% hingga 2% populasi dunia. Penyakit ini dapat didiagnosis dari pemeriksaan darah. Selain kelelahan, Celiac juga ditandai dengan anemia, diare, dan turunnya berat badan.
 
Pada lain sisi jika keletihan Anda disertai gejala-gejala berikut ini, bisa jadi Anda memang mengalami pertanda kondisi yang lebih serius: Sakit kepala, Kebingungan, Sembelit, Insomnia, Penglihatan buram, Terjadi pembengkakan pada bagian tubuh tertentu, Berat badan menurun tanpa sebab yang jelas.
 










Selamat Datang di Blog RAHMAT ILAHI : Ragam Kesehatan Lainnya
Kembalikan tubuh langsing anda seperti dulu lagi!
Kembalikan tubuh langsing anda seperti dulu lagi!
Senin, 09 Mei 2016 14:41 WIB
Tidak punya waktu dan energi untuk olah raga? Sekarang Anda juga bisa menurunkan berat badan tanpa perlu merasa lelah di tempat kerja.
Diabetes Bukan Faktor Keturunan!
Diabetes Bukan Faktor Keturunan!
Minggu, 20 Maret 2016 10:24 WIB
Diabetes bisa menyerang siapa saja, baik yang memiliki riwayat keturunan diabetes maupun tidak.
Gangguan Persendian
Gangguan Persendian
Selasa, 22 Maret 2016 15:49 WIB
Saat Anda bertambah tua, tulang rawan menjadi lebih keras, lebih rapuh, dan lebih mudah rusak
DIET dan DETOX
DIET dan DETOX
Senin, 14 Maret 2016 15:58 WIB
"Diet" dan "Detox" merupakan gaya hidup yang bertujuan meningkatkan penampilan dan kesehatan
Rekomendasi Produk
Royal Health Care (RHC)
Apakah Anda tertarik untuk memperlambat proses penuaan ? Dapatkan ramuan terbaik untuk membantu menangkal efek negatif dari radikal bebas dan manfaat besar lainnya

Rp 1.787.500
Rp 1.350.000




Perlu Bantuan?

Hai, Saya RAHMAT ILAHI Anda memerlukan bantuan saat belanja produk? atau andamembutuhkan informasi lebih lengkap tentang produk-produk kami silahakan hubungi saya melalui Handphone 081212622788 atau di WhatsApp 081212622788 :

Kirim Pesan  Chat WhatsApp