Selamat Datang di Blog NANCY ARIAINI : Ragam Kesehatan
Lama Menjomblo Tingkatkan Risiko Sakit Jantung

Lama Menjomblo Tingkatkan Risiko Sakit Jantung

Terlalu lama sendiri dan terisolasi dari aktivitas sosial dapat meningatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

 

Fakta ini berhasil ditemukan oleh penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti dari University of York, University of Liverpool dan Newcastle University.

Dalam prosesnya, tim peneliti mempelajari 23 penelitian yang memiliki keterkaitan dengan subjek penelitian. Total individu yang terlibat dalam penelitian ini ialah lebih dari 181 ribu orang dewasa, di mana terdapat 4.628 kasus jantung koroner dan 3.002 kasus stroke yang ditemukan.

Setelah menganalisa data-data yang terkumpul, para peneliti menemukan bahwa kesendirian dan isolasi berkaitan dengan meningkatnya risiko jantung koroner hingga 29 persen pada orang dewasa.

Kesendirian dan isolasi juga dinilai berkaitan dengan meningkatnya risiko stroke hingga 32 persen.

"Temuan kami mengindikasikan bahwa upaya untuk mengurangi risiko penyakit jantung koroner dan stroke dapat mengambil manfaat dengan mempertimbangkan aspek kesendirian dan isolasi sosial," jelas peneliti melalui jurnal Heart.

Hasil penelitian ini, lanjut peneliti, dapat menjadi nilai tambah dalam strategi pencegahan penyakit jantung koroner dan stroke.

Dalam hal ini, praktisi kesehatan memiliki peran penting dalam menyadarkan para pasien mereka mengenai pentingnya hubungan sosial sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

Adanya temuan ini pun perlu menjadi pendorong agar tenaga medis lebih memperhatikan apakah pasien mereka merasa kesepian atau tidak.

Dengan begitu, para tenaga medis dapat mempertimbangkan apakah pasien mereka memiliki risiko terkena dua penyakit tersebut atau tidak.

Meski begitu, para peneliti menilai masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mendalami hubungan kurangnya interaksi sosial dengan risiko penyakit jantung koroner dan stroke.

Pasalnya, seiring kemajuan zaman, interaksi seringkali hanya dilakukan melalui produk-produk teknologi. Di satu sisi, pola interaksi ini terkesan dapat meningkatkan interaksi sosial tetapi di sisi lain dapat memperburuk keadaan.

Terkait penelitian tersebut, komunitas kesejahteraan dari Local Government Association mengungkapkan bahwa ada lebih dari satu juta orang berusia di atas 65 tahun yang menderita kesendirian.

Juru bicara Izzi Seccombe menilai bahwa anggota dewan juga melihat kondisi tersebut sebagai salah satu perhatian utama mereka.

"Kesendirian merupaka kondisi serius yang dengan parah dapat mempengaruhi kesehatan mental dan fisik seseorang," jelas Seccombe, dikutip dari Independent.

 

SHARE info penting ini kepada teman anda yang jomblo di facebook agar mudah terbaca oleh mereka yang JOMBLO yang sudah taraf memperhatinkan,

 

Ayo Selamatkan Mereka ….

 

sumber : Republika










Selamat Datang di Blog NANCY ARIAINI : Ragam Kesehatan Lainnya
Langsing dengan Detox
Langsing dengan Detox
Jum'at, 18 Maret 2016 15:25 WIB
Program detox bukan hanya langsing atau turun berat badan yang akan anda dapatkan. Tetapi juga kesehatan yang optimal, bugar, kulit cerah & berseri, nampak awet muda, vitalitas meningkat, terhindar dari risiko penyakit berat/kronis seperti stroke, jantung, diabetes, hipertensi, kanker dll.
Sudah Capek-Capek Olahraga Tetap Saja gendut
Sudah Capek-Capek Olahraga Tetap Saja gendut
Selasa, 22 Maret 2016 16:52 WIB
Merasa sudah rutin berolahraga bukan berarti Anda boleh makan sembarangan setelahnya, karena dapat membuat Anda gendut kembali. Tetap jaga pola makan supaya waktu dan tenaga yang Anda gunakan untuk berolahraga tidak jadi sia-sia.
Berbadan Kurus, tetapi Kadar Kolesterol Tinggi
Berbadan Kurus, tetapi Kadar Kolesterol Tinggi
Minggu, 20 Maret 2016 10:11 WIB
Selain pola makan, gangguan metabolisme tubuh juga bisa menyebabkan produksi Kolesterol berlebih. Kadar Kolesterol yang tinggi memang lebih banyak ditemukan pada mereka yang berat badannya berlebih. Namun, tak sedikit orang yang bobot tubuhnya normal, bahkan kurus, juga bermasalah dengan kadar kolesterolnya.
5 Level Keunggulan Program Detox Your Body
5 Level Keunggulan Program Detox Your Body
Rabu, 18 Mei 2016 00:46 WIB
Majalah Marketing edisi Februari 2016 menerbitkan sebuah artikel berjudul Merek dan Produk. Dalam artikel tersebut ada dibahas mengenai "5 level/tingkatan yang bisa dipenuhi oleh suatu produk agar dapat tampil unggul dibanding produk lainnya" dengan mengambil contoh sebuah mobil. Dengan kriteria yang sama kita akan mengupas keunggulan program Detox Your Body.

Perlu Bantuan?

Hai, Saya NANCY ARIAINI Anda memerlukan bantuan saat belanja produk? atau andamembutuhkan informasi lebih lengkap tentang produk-produk kami silahakan hubungi saya melalui Handphone 0811529538 atau melalui:.

Hubungi Saya