Selamat Datang di Blog NANCY ARIAINI : Seputar Detoksifikasi
Penyumbatan pembuluh darah bisa berakibat sangat fatal, mulai dari serangan jantung, stroke hingga kematian!!!

Penyumbatan pembuluh darah bisa berakibat sangat fatal, mulai dari serangan jantung, stroke hingga kematian!!!

“Penyumbatan pembuluh darah dapat terjadi hampir di semua bagian tubuh, namun yang lebih menyebabkan kematian adalah bila terjadi di jantung dan otak. Bila terjadi di daerah jantung akan menyebabkan serangan jantung (Infark), sementara penyumbatan yang terjadi di daerah leher hingga otak akan memicu stroke. Penyumbatan juga dapat terjadi pada daerah kaki (claudicasio) dan bahkan pada ginjal, yang akhirnya bisa menyebabkan terjadinya gagal ginjal," terang Dr. Abbas.

Plak penyebab utamanya!
Biang kerok dari semua penyumbatan itu adalah ‘sampah’ yang sering disebut-sebut bernama plak. Apa itu plak? Ibarat saluran irigasi, pembuluh darah merupakan bagian dari sistem sirkulasi yang menyalurkan nutrisi, oksigen dan berbagai elektrolit yang dibutuhkan oleh sel dan organ di tubuh, serta berperan pula membawa zat hasil sisa metabolisme. Laju aliran darah dalam pembuluh dapat terganggu oleh adanya endapan atau deposit lemak yang menempel di dinding dalam (endotel), dan inilah yang disebut plak.

“Dinding pembuluh darah yang dipenuhi oleh plak, tentu saja akan menyempit dan kalau jumlahnya makin banyak bisa menyebabkan penyumbatan. Akibat lain, lapisan endotel pun bisa menjadi rapuh. Bila lapisan endotel pecah (plaque fracture), akan terjadi penggumpalan darah pada area tersebut, hingga menyumbat total pembuluh darah,” Dr. Abbas menuturkan. “Diameter pembuluh darah yang menyempit lebih dari 50%, akan menyebabkan defisit aliran darah pada pembuluh tersebut.”

Faktor mempercepat penyumbatan pembuluh darah. Menurutnya, penyempitan pembuluh darah akan dialami semua orang, karena hal ini merupakan proses degeneratif -seiring semakin tuanya umur seseorang. Tapi, jika seseorang menjalani pola hidup sehat, kondisi itu mungkin baru terjadi pada usia 80-90 tahun. Sayangnya, terkadang hal itu datang lebih awal. Berikut ini beberapa faktor risiko yang dapat mempercepat proses penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah:
1. Kadar kolesterol total dan LDL tinggi. Selain asupan makanan, faktor keturunan juga bisa menyebabkan seseorang memiliki kadar LDL tinggi.
2. Penderita diabetes. Penyakit diabetes dapat menyebabkan seseorang mengalami gangguan kolesterol, hingga dapat meningkatkan kadarnya dalam darah. Diabetes juga bisa menyebabkan kerusakan endotel (disfungsi endot) sehingga plak akan lebih cepat terbentuk.
3. Stres. Jika terjadi peningkatan hormon ‘kortisol’ yang melebihi batas normal maka bisa memicu stres dan meningkatnya kadar LDL dalam darah.
4. Tekanan darah tinggi (Hipertensi). Semakin tinggi tekanan darah seseorang, maka gesekan antara aliran darah dengan dinding pembuluh darah akan semakin tinggi. Akibatnya dinding pembuluh darah lecet (inflamasi) yang menyebabkan peradangan, penebalan, dan bisa berakhir pada pengapuran.
5. Rokok. Merokok dapat menyebabkan timbulnya penyakit arteriosklerosis, yaitu menebal dan mengerasnya pembuluh darah sehingga menyebabkan elastisitas pembuluh darah menjadi hilang. Ini dapat berujung pada penyumbatan.

Deteksilah sejak dini, Denyut Nadi, Tekanan Darah, akumulasi Tingkat Stress, Elastisitas Pembuluh Darah Anda serta Kinerja Jantung Anda, untuk mengetahui kondisinya yang sangat berpengaruh besar terhadap munculnya berbagai penyakit.










Selamat Datang di Blog NANCY ARIAINI : Seputar Detoksifikasi Lainnya
6 Tanda Gangguan Jantung yang Sering Disepelekan
6 Tanda Gangguan Jantung yang Sering Disepelekan
Senin, 14 Maret 2016 16:35 WIB
Agar jantung berfungsi dengan baik dan terhindar dari serangan jantung, anda bisa mengonsumsi ProArgi-9+ ® 1-2 sachet per hari.
Hidup Sehat bukan berarti tidak pernah sakit
Hidup Sehat bukan berarti tidak pernah sakit
Senin, 14 Maret 2016 15:43 WIB
Hidup Sehat bukan berarti tak pernah sakit Hanya berusaha Sebaik mungkin untuk Tetap Sehat
Why Detox ?
Why Detox ?
Rabu, 16 Maret 2016 17:02 WIB
"Detox” adalah proses pengeluaran racun (toksin) dari dalam tubuh. Toksin bukan racun seperti bisa ular atau racun serangga, tapi zat yang menumpuk di dalam tubuh dan bersifat merusak.
Jus Sehat dan Detox
Jus Sehat dan Detox
Rabu, 18 Mei 2016 09:48 WIB
Apa tanda kekinian orang urban yang sadar kesehatan? Nenteng wadah minum berisi jus buah, infused water. Membawa makan siang yang isinya sayur hijau dan buah-buahan, mengganti nasi putih dengan nasi beras merah, lebih banyak makanan berserat. Yoga dan meditasi. Semua adalah tanda kekinian.
Rekomendasi Produk
Premium Detox 4 Minggu
Untuk 10 Organ : Darah, Jantung, Usus Besar/Kecil, Hati, Ginjal, Paru-Paru, Otot, Rangka, Sendi & Kulit

Rp 10.067.600
Rp 7.500.000




Perlu Bantuan?

Hai, Saya NANCY ARIAINI Anda memerlukan bantuan saat belanja produk? atau andamembutuhkan informasi lebih lengkap tentang produk-produk kami silahakan hubungi saya melalui Handphone 0811529538 atau di WhatsApp 0811529538 :

Kirim Pesan  Chat WhatsApp